Yukk berhijrah

Berhijab atau menutup bagian yang memang seharusnya ditutup oleh kaum wanita merupakan kewajiban yang harus dijalankan. Namun, apa yang ada di benak kalian jika disuruh mengenakan jilbab? Pasti banyak diantara kalian yang berpikir bahwa nanti kalau aku pake jilbab, rambut ku yang panjang nan elok mempesona ini ga akan terlihat lagi, lalu bagaimana dengan karir aku dan apalagi tingkah laku aku yang masih bergajulan ini. Kalau kata orang-orang sih hijab in dulu tuh hati lu baru rambut dan semua yang harus ditutup.

Girls, sebenarnya ga harus kok memperbaiki diri dulu baru mulai berhijab. Saya sendiri dulu waktu memilih untuk berhijab, sikap dan tingkah laku saya masih bergajulan kok. Dulu waktu saya SD, guru agama saya bilang ke saya dan beberapa teman saya untuk berhijab. Lalu saya dan teman saya sekedar ngobrol-ngobrol gitu kalau pas SMP nanti pake jilbab. Saya pun mengiyakan untuk memakai jilbab. Saat SMP, saya dan beberapa teman saya yang berkomitmen itu akhirnya mengenakan jilbab namun ga sampai akhir hanya beberapa teman saya saja yang meneruskan untuk berjilbab dan alhamdulillah saya tetap mengenakan jilbab. Namun, yaa gitu. Saya mengenakan jilbab hanya pas sekolah saja. Saat saya pergi ke warung, ke rumah saudara dan ke tempat lain saya membiarkan rambut saya terbuka tanpa mengenakan jilbab dan penampilan saya yang dulu masih mengenakan rok pendek dan baju yang agak ketat (tapi ga ketat-ketat amat kok. Hehe). Namun hal itu tak sampai lama terjadi, saya agak sedikit malu, apabila ketemu sama teman saya. Dalam hati saya berkata, " duh masa di sekolah pake jilbab pas ke luar enggak sih. Apalagi malu banget sampe ketemu sama teman saya". Namun hal itu masih belum berubah, saya tetap tidak mengenakan jilbab saat diluar sekolah. Lalu bagaimana dengan teman saya. Hal itu, saya hindari. Saat saya ketemu teman saya. Saya ngumpet-ngumpet supaya ga ketemu teman saya. Hahaha (bandel amat dah gua). Waktu terus berjalan, hingga akhirnya saya memutuskan untuk mengenakan jilbab saat diluar sekolah. Itu cerita awal saya mengenakan jilbab lalu gimana dengan sikap dan tingkah laku saya yang masih begitulah saat mengenakan jilbab. Nanti akan saya ceritakan lagi. Disini saya mau ngasih petuah (halah petuah) mengenai kewajiban berhijab. 
Di dalam surat Al-Araf ayat 26 yang berbunyi, 
“Hai anak Adam, Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian utk menutup auratmu & pakaian indah utk perhiasan. & pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, Mudah-mudahan mereka selalu ingat.” (QS. Al-A’raaf: 26)

Dan surat Al-Ahzab ayat 59 yang berbunyi, 
“Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu & isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah utk dikenal, karena itu mereka tak di ganggu. & Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Ahzab: 59).

Dua surat tadi yang memerintakan kaum wanita untuk mengenakan jilbab. Bagaimana girls, masih mau ga mengenakan jilbab. Padahal sudah jelas tertera dalam dua surat tersebut.

Okee.. Saya akan kembali menceritakan kelanjutan awal mulai saya berhijab. Setelah saya berkomitmen untuk mengenakan jilbab saat di sekolah maupun di luar sekolah, lalu bagaimana dengan sikap dan tingkah laku saya ini. Waktu saya SMA. Masih belum ada perubahan sama sekali sih. Hehe (peace). Namun saat saya menginjak bangku perkuliahan dan saat saya mengikuti mentoring. Alhamdulillah sikap dan tingkah laku saya yang dulu nya begitulah menjadi lumayan membaik (belum sempurna sih tapi lumayan lah). Saya mulai merasa malu dengan diri saya sendiri, jilbab yang saya pake dan agama saya. Disini saya belajar untuk memperbaiki diri dan hati saya. Yaa emang belum menjadi ukhti-ukhti yang baik akhlaknya tapi saya terus belajar untuk memperbaiki akhlak saya baik dari segi penampilan saya sampai semuanya yang sesuai dengan syariat. Nah, jadi begitulah girls cerita dari saya. Ingat yaa berhijab ga nunggu nanti sampai dapat hidayah lah sampai hati nya udah benar lah. Yaa kalau hidayah kalian datang sebelum kalian dipanggil Yang Maha Kuasa. Naudzubillah min dzalik lah jangan sampai yaa girls.

Oiyaa girls, selain saya mau membagikan cerita waktu saya mulai berhijab. Saya juga mau cerita nih girls mengenai berhijab lainnya.
Yang pertama, saya agak miris banget sama anak zaman sekarang yang berjilbab khususnya anak sekolah (karena saya banyak melihat anak sekolah. Hehe). Sekarang gaya berhijab ada-ada aja. Dulu mah waktu saya pake jilbab. Gaya nya yaa masih biasa aja yang ditekuk sisi kanan dan kirinya (sekarang masih juga sih). Namun sekarang mah.. Hele hele. Aneh pisan euy.  Sekarang mah gaada tekukan tapi kerudungnya agak ditarik kebelakang jadi yaa rambutnya tetep keliatan. Terus ada lagi model jilbab yang dinamai jipon (jilbab poni) adeuh aya deui 😞. Dulu sih emang ada tapi ga terlalu banyak. Namun ayeuna mah makin banyak euy. (Kenapa jadi nyunda gini yaa ._. . 


Yang kedua, masih banyak diantara kita yang pake jilbab saat di sekolah bahkan di lingkup kampus juga. Yaa dulu saya begitu sih tapi untungnya udah enggak. Saya agak miris aja dengan yang berjilbab di kampus aja tapi di luar kampus ga pake dan malah pake baju yang super sexy. Dalam hati sempet berkata sih mending ga usah pake aja sekalian (astagfirulloh)
Yang ketiga, masih di sekolah. Ada lagi yang pake jilbab tapi pakaian nya yang membentuk badan. Duh aduh ada-ada aja zaman sekarang 

Yaa emang sih segala hal itu butuh proses. Sama seperti saya dulu. Tapi yaa opo ga malu. Percuma aja pake jilbab yang fungsinya untuk menutupi tapi malah dibiarkan terlihat. Yaa semoga aja hati nya cepat tergoyahkan yaa dan menjadi muslimah sejati. Amin. Hehe. Selamat berhijrah yaa girls. Emang tidak mudah banyak halang rintang nya tapi percayalah, saat kalian melakukan segalanya dengan melibatkan Allah, semuanya akan bisa di lalui kok. Keep spirit girls. Think posstive and dont forget keep doing possitive 



Okee girls. Segitu aja yang mau saya sampaikan semoga bermanfaat ^^

3 Comments

  1. Bermanfaat sekali kak nisa *ea* btw font-nya digedein lah biar enak dibacanya xixi

    ReplyDelete
  2. We give you 1xbet an answer to this conundrum with a set of simple rules to follow have the ability to} make one of the best of your spins at the roulette wheel. Loosely translated as “little wheel’, the game of Online Roulette at our on line casino guarantees to be a sport of irresistible suspense and thrill that you simply seek! There is not any surefire methodology that guarantees 100% online roulette winnings every time. However, you'll be able to|you probably can} put into follow a web-based roulette strategy that helps manage the bets, such as the Martingale and the Paroli strategy. You might also follow some tricks and tricks to win at on line casino online roulette.

    ReplyDelete